TEMPO.CO - Tarik-ulur pengusutan kasus suap yang melibatkan Azis Syamsuddin menunjukkan wajah Komisi Pemberantasan Korupsi yang tak lagi independen dan politis. Meski telah memiliki bukti kuat keterlibatan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu, pimpinan KPK terus bermain dengan waktu.<br /><br />Kasus baru Azis adalah dugaan suap jual beli jabatan di pemerintahan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Tim penyidik KPK menemukan jejak suap mengarah ke Azis. Semula, penyidik hanya menemukan aliran suap sekitar Rp 1,5 miliar dari Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial, untuk penyidik KPK dari unsur kepolisian, Robin Pattuju.<br /><br />Subscribe: https://www.youtube.com/c/tempovideochannel<br /><br />Official Website: https://www.tempo.co<br />Official Video Channel on Website: https://video.tempo.co<br />Facebook: https://www.facebook.com/TempoMedia<br />Instagram:https://www.instagram.com/tempodotco/<br />Twitter: https://twitter.com/tempodotco<br /><br />__<br />Maju-Mundur Perkara Azis Syamsuddin | Opini Tempo<br />#Tempodotco #Tempo #OpiniTempo
